Jumat, 17 Juni 2011

salam dan sejahtera

bagi temen temen yang sempat nengok ke sini, tinggalin tulisan dong biar ada sedikit makna, dan berkesaaan!

Jumat, 10 Juni 2011

Temanten Baru

Wahai anakku,
Hari ini aku nikahkan engkau dengan seseorang yang mungkin tidak engkau cintai
Dan tidak mencintaimu sepenuh hati
Namun demikian, takdir telah ditetapkan. Maka jalanilah dengan bergandeng tangan dan senyum bahagia
Semoga engkau berdua mendapat berkah dari langit dan bumi.
                                                                                    (Az)




















"Nikah itu adalah sunahku, karena itu barang siapa yang membenci sunahku, ia bukan sebahagian golonganku" (Hadits)
“Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah
(keturunan). Sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian
di tengah umat yang lain.” (Hadits)

“membanggakan”.
Melalui
pernikahan, kita membina keluarga baru yang lebih baik, melahirkan
anak-anak yang lebih baik,.

Dengan
berkeluarga, lahirlah generasi-generasi baru yang lebih baik, yang
benar akidahnya, bagus ibadahnya, baik akhlaqnya, sehingga dapat
dibanggakan, dibanggakan oleh siapapun juga, dibanggakan oleh
keluarganya, dibanggakan oleh masyarakat, bahkan dibanggakan oleh
Rasulullah SAW.

Itulah hakikat pesan Rasulullah SAW di atas.
janganlah lupa, bahwa berkeluarga adalah kehidupan yang manusiawi



Senin, 06 Juni 2011

ujian Nasional

ujian nasional tidak hanya menimpa anak sekolah, tetapi juga kita semua sebagai rakyat Indonesia. untuk menghadapi ujian nasional, anak-anak mengerahkan semua tenaga, fikiran dan cara,. Bahkan Bapak Ibu gurunya   juga menyusun strategi jitu menghadapi ujian nasional. segala cara ditempuh sebagai bagian dari upaya memperoleh kesuksesan dalam ujian nasional.
ujian nasional melibatkan seluruh sendi bangsa, dan dibiayai oleh negara. benarkah? Kenapa mesti masih harus berpartisipasi untuk biaya menggandaan, atau transportlah.  padahal, ini sudah jelas tertera dalam peraturan POS UN, UAM_BN juga, kenapa masih keluar uang? bagaimana dengan yang belum ada aturannya?

sebenarnya ingin dikatakan: kalau gratis, ya gratislah! jangan sampai ujian nasional menjadi pemicu sakit hati/jiwa  karena latihan mengabaikan aturan yang ada. Gratis Kok Mbayar. Tenane? mana buktinya?

kalau sudah demikian, kita tidak bisa berkutik lagi, setidaknya berbahagialah orang yang menyucikan jiwanya dengan tidak memakan barang haran. makan yang halalan toyyibaa. amin

aaaaah pusing,

Wa Salam Alaikum

Yang Kuasa Memberkati.