Pengembaraan Tiada Bertepi. Abdul Aziz Zarkasi and Co. Mari berbagi, Harta yang kamu infaqkan itulah milikmu yang sesungguhnya
Senin, 30 Juli 2012
Penentuan 10 hari terakhir Ramadhan
Keutamaan 1000 bulan memang perlu diperjuangkan, karena keluariasaannya tetsebut. Tentu sulit untuk mendapatkannya, tidak semata-mata begitu saja mendapatkan keutamaan 1000 bulan. Misalnya dalam menentukan 10 hari yang ketiga.
Sebagian besar kita menghitung 10 hari yang terakhir itu ya mulai dari malam 21 dan seterusnya sampai habis puasanya, apakah itu puasa 30 hari atau 29. Ada perbedaan ganjil genap yang perlu dicermati karena mulai puasanya berbeda atau jumlah akhir puasanya berbeda.
Ada yang menghitung 10 hari terakhir itu dari 30 atau 29 ke belakang. Kalau sekarang puasa 30 hari berarti 10 hari terakhir mulai malam 21. Tetapi kalau puasanya 29 hari trus dihitung kebelakang 10 hari maka ketemunya malam duapuluh itu malam pertama 10 hari terakhir dan dianggap malam ganjil. Otomatis malam ganjil genapnya bertolak belakang dengan yang jumlah puasanya 30 hari.
Untuk menyikapi masalah ini, atau untuk merebut seribu bulan tidak bisa dibuat jalan pintas kita hadang pas malam ganjilnya saja, dan tidak bisa pula dihadang hanya pada 10 hari yang terakhir. Tetapi harus dipersiapkan dihadang sejak dari awal bulan Ramadhan tidak peduli malam ganjil atau malam genap.
Selamat berpuasa, selamat merebut kemenangan, smoga Allah membimbing kita dan memberi kekuatan untuk dapat mengabdi pada Nya.
Kamis, 26 Juli 2012
ya Sudah ya
Yo wis,
pergilah membangun kerajaan ---tamu
kukan menyisir bintang menemukan kejora disemesta raya dalam sekejap
tidak akan pergi kemana, semesta dalam genggamanku
jangan buang energi untuk memperjuangkan atau merebut -----
tapi rebutlah, perjuangkanlah mendapatkan c---- Penguasa Semesta Alam Raya
bukan penguasa gadungan(jinsetankerisakikdll)
pergilah membangun kerajaan ---tamu
kukan menyisir bintang menemukan kejora disemesta raya dalam sekejap
tidak akan pergi kemana, semesta dalam genggamanku
jangan buang energi untuk memperjuangkan atau merebut -----
tapi rebutlah, perjuangkanlah mendapatkan c---- Penguasa Semesta Alam Raya
bukan penguasa gadungan(jinsetankerisakikdll)
Rabu, 18 Juli 2012
Marhaban Yaaaaaaaa Ramadhan
Maha suci Allah, Maha Qudus Allah, Engkau Tuhan kami, Tuhan para Malaikat, dan RUh.
Yaaaaaa Allah, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun dan Maha Mulia. Engkaulah yang suka mengampuni. Maka ampunilah aku.
setelah menyanjung-nyanjung, akhirnya memohon. teori macam apa ini???????. Dalam hubungan sosial kemasyarakatan sering kali kita jumpai manusia type semacam ini, dan biasanya dianggap berbahaya, musuh dalam selimut.
Kepada Allah kita berhamba, bukan menyanjung kemudian meminta. Alangkah enaknya, alangkah naifnya: setelah banyak berbuat dosa minta maaf dan diampuni. karena beranggapan yang penting sudah meminta maaf. urusan diberi atau tidak, bukan porsinya.
Kenyataan semacam ini sering kita jumpai dalam pergaulan sehari-hari. ini tidak adil, Kalau kebesaran jiwa yang dituntut, orang yang tidak beragamapun bisa! HUmanis sejati punya kebesaran jiwa.
Humanis dengan Religious harus beda karena punya dimensi yang berbeda. walau mungkin penghayatannya sama, tapi punya konsekwensi yang berbeda.
Maka dewasakanlah hati dan jiwamu di Bulan yang Suci ini. tidak sekedar menahan lapar dan dahaga
Nawaitu shouma ghodin 'an adhai fardhisy syahri romadhoona hadhihis sanati fardhol lillaahi ta'aalaa. Aku berniat puasa hari esuk, menunaikan fardlu bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta'ala.
niat insun poso ing dino sesuk saking anekani fardlune wulan Romadlon krono Allah ta'ala
amien
Yaaaaaa Allah, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun dan Maha Mulia. Engkaulah yang suka mengampuni. Maka ampunilah aku.
setelah menyanjung-nyanjung, akhirnya memohon. teori macam apa ini???????. Dalam hubungan sosial kemasyarakatan sering kali kita jumpai manusia type semacam ini, dan biasanya dianggap berbahaya, musuh dalam selimut.
Kepada Allah kita berhamba, bukan menyanjung kemudian meminta. Alangkah enaknya, alangkah naifnya: setelah banyak berbuat dosa minta maaf dan diampuni. karena beranggapan yang penting sudah meminta maaf. urusan diberi atau tidak, bukan porsinya.
Kenyataan semacam ini sering kita jumpai dalam pergaulan sehari-hari. ini tidak adil, Kalau kebesaran jiwa yang dituntut, orang yang tidak beragamapun bisa! HUmanis sejati punya kebesaran jiwa.
Humanis dengan Religious harus beda karena punya dimensi yang berbeda. walau mungkin penghayatannya sama, tapi punya konsekwensi yang berbeda.
Maka dewasakanlah hati dan jiwamu di Bulan yang Suci ini. tidak sekedar menahan lapar dan dahaga
Nawaitu shouma ghodin 'an adhai fardhisy syahri romadhoona hadhihis sanati fardhol lillaahi ta'aalaa. Aku berniat puasa hari esuk, menunaikan fardlu bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta'ala.
niat insun poso ing dino sesuk saking anekani fardlune wulan Romadlon krono Allah ta'ala
amien
Langganan:
Postingan (Atom)
Wa Salam Alaikum
Yang Kuasa Memberkati.