Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Februari 2013

Membuat Kompos Organik Sampah Halaman



Cara Pembuatan Kompos

Langkah Pertama :
Sampah daun atau rumput langilalang yang masih hijau minimal, satu karung + sampah kering dari daun-daun dan rumput kering yang berguguran (sampah)

Langkah kedua :
Kedua Sampah tersebut disatukan sampai merata setelah itu baru disemprot dengan air sampai basah.

Langkah ketiga :
Untuk proses pengkomposan sediakan Obat R1m, (obat tersebut didapat pada toko pertanian), tetes tebu, ragi tape, dan segelas gula merah yang telah larut dalam air minimal satu gelas.

Langkah berikutnya satu sendok obat R1m di tampah air satu gelas di tuangkan pada dua sampah tersebut dan baru dikasih ragi tape dan segelas gula merah bersaman di tuangkan kepada kedua sampah tersebut.
Langkah ke emapt baru dimasukan pada tempat yang telah disediakan seperti tempat penampung sampah


MINGGU KE 5 ATAU KE 6 KOMPOS SUDAH JADI

Jumat, 08 Februari 2013

Teknologi NANO


Pakar Teknologi SeniorDr. Ir. Krishnahadi Pribadi mengirimkan artikel dibawah ini dengan tujuan agar secepatnya dimanfaatkan oleh segenap anak Bangsa Indonesia untuk mempercepat tumbuhnya tanaman, meningkatkan mutuproduk pertanian melalui percepatan proses fotosintesa, menghentikan gangguan hamatanaman seperti jamur, serangga, dll.
Berikut ini adalah artikel lengkap tentang Teknologi Nano:
——————-
Dr. Ir. Krishnahadi Pribadi
TEKNOLOGI NANO UNTUK PERTANIAN

PT Nano Hijau bekerja sama dengan Nano Green Sciences Inc. USA, dengan bangga memperkenalkan suatu era baru teknologi nano untuk pertanian. Melalui inovasi di dalam kimia koloida, Nano Green telah mengembangkan suatu Tonik Tanaman yang mengagumkan dengan butir-butir partikel sebesar antara 8 angstrom sampai dengan 4 nanometer (1 nano meter = satu per satu juta milimeter atau 1/1000 mikron). Terobosan skala-nano telah memungkinkan penciptaan bermilyar-milyar “micelles” (sel-sel kecil) yang diaktifkan untuk membentuk apa yang dapat dinamakan “pembersih super”. Tanaman-tanaman dan pepohonan, setelah disemprot dengan larutan Nano Green mengalami percepatan tingkat kegiatan foto-syntesa. Ini kemungkinan besar disebabkan oleh molekul-molekul pembersih berskala-nano yang memungkinkan mereka untuk memasuki stomata daun-daun tanaman tersebut, yang membuatnya menjadi lebih efisien dalam memanfaatkan energi dari matahari. Foto-syntesa adalah suatu proses di mana tanaman memanfaatkan energi matahari untuk membentuk gula, yang dikonversikan untuk menjadi dasar bagi tepung sari, selulosa, lilin, karbohidrat, minyak dan protein, yang menjadi batu-bata untuk semua pertumbuhan tanaman.
Pada waktu foto-syntesa, dedaunan tanaman atau pohon menggunakan air (dan gas karbon dioksida dari udara) untuk melepaskan oksigen yang kita pakai untuk bernapas. Dedaunan adalah pengumpul sinar matahari (“solar-collector” ) yang penuh sesak dengan sel-sel foto-syntesa. Pada prinsipnya, air dan karbon dioksida masuk ke dalam daun dan gula dan oksigen keluar dari daun.

Bila diterapkan pada bahan akar telanjang sebelum ditanam, atau setelah merendam struktur akar di tempat, Nano Green bertindak untuk menstimulasi pertumbuhan baru dan pengembangan dengan melarutkan NPK dari akar-akar, yang dengan demikian meningkatkan penyerapan nutrien. Itu juga memberikan unsur nutrisi bila diterapkan langsing kepada dedaunan dimana Nano Green masuk ke dalam stomata dan diterima langsung oleh tanaman tersebut.

Faktor kedua yang memberikan kontribusi kepada hasil-hasil tersebut adalah keberadaan sodium di dalam Nano Green. Sodium adalah kation (ion positip) yang mendorong dan menstimulasi perpindahan pupuk dan nutiren lainnyadari tanah ke dalam tanaman itu sendiri melelui sistem akar. Secara lebih teknis, kation adalah sebuah atom atau kelompok atom yang menyandang muatan listrik positip yang menarik anion-anion yang bermuatan negatip. Mereka menempelkan dirinya dan ikut menumpang ke dalam tanaman. Dengan kata lain, Na+ adalah kendaraan (sodium) yang bermuatan untuk membawa makanan langsung kepada tanaman.

Sebagai akibat dari kedua faktor tersebut, tanaman tumbuh lebih cepat, lebih sehat, lebih kuat dan dapat melawan penyakit dengan lebih baik.
Hasil perbandingan pengujian lapangan juga menunjukkan percepatan germinasi yang lebih tinggi dan lebih awal, lebih cepat berbunga dan secara keseluruhan menghasilkan krop yang lebih besar dan lebih banyak.
Yang membuat Nano Green merupakan suatu revolusi yang demikian hebat adalah bahwa ia dapat mencapai keberhasilan yang demikian dengan produk yang ramah lingkungan dan benar-benar “hijau” tanpa polusi. Dibuat dari bahan-bahan makanan yang diapprove oleh FDA Amerika, Nano Green adalah sama sekali tidak toksik dan tidak berbahaya. Ia mempunyai kandungan bio-based yang tinggi dan bio-degradeable secara total dalam kurun waktu 28 hari.

Untuk dapat menghargai bagaimana Nano Green mempengaruhi pertumbuhan dengan lebih baik, pertama perlu untuk dijelaskan beberapa elemen dasar mengenai apa yang memberikan kontribusi kepada kesehatan suatu tanaman.

Suatu Penjelasan Singkat Mengenai Pertumbuhan Tanaman

Bila suatu biji/benih berkecambah, ia mengeluarkan suatu akar embrionik (radicle) yang tumbuh ke dalam tanah, sebagai respons terhadap medan gravitasi bumi. Ketika sel-sel baru bertambah, akar-akarnya memanjang dan menumbuhkan akar rambut dan akar lateral. Akar-akar tersebut tetap saling berhubungan, membangun suatu jaringan sel-sel hidup di seluruh tanah. Di dalam akar sel-sel dalam menjadi mengkhususkan untuk menyalurkan larutan (air + zat-xat yang larut di dalamnya) dari akar ke tunas (melalui xylem) dan dari tunas ke akar (melalui phloem).
Aliran dari tunas ke akar dicapai dengan memuat gula-gula yang diproduksi di daun ke dalam phloem. Larutan yang sarat dengan gula bergerak ke bawah, ke situs-situs yang rendah konsentrasi di dalam akar. Xylemnya, yang membawa larutan dari akar ke tunas, bertindak sebagai seikat tabung-tabung kapiler, mendukung air di dalam reservoir yang vertikal. Dedaunan tanaman secara aktif kehilangan air melalui pori-pori pada permukaan (transpirasi), menarik air di dalam xylem ke atas. Dengan cara begini nutiren-nutrien penting yang diekstrak dari tanah ditransport ke tempat-tempat pertumbuhan dan produksi di dalam tunas.
Permukaan daun berfungsi khusus untuk menangkap energi dari cahaya (foto-syntesa) dan menyimpannya sebagai gula dan zat tepung. Oleh karena itu permukaan atas dari daun harus menghadap ke matahari yang menyebabkan suhu permukaannya untuk meningkat 10 derajat Celcius di atas suhu ambien udara. Untuk mengandalikan kehilangan air kebanyakan daun mempunyai laposan lilin yang kedap air. Lubang-lubang khusus yang mengendalikan kehilangan air (stomata) cenderung jauh lebih banyak di permukaan bagian bawah daun. Akan tetapi dedaunan bukan penerima nutrien yang baik. Aliran masa larutan dari tanah ke akarlah yang paling banyak memberikan makanan untuk tanaman.

Hasil Pengujian Awal

Oleh karena tanaman yang disemprot dengan Nano Green tampaknya menjadi jauh lebih besar dan tumbuh lebih cepat dibanding yang normal, seorang agronomis di Afrika Selatan/Zambia berteori bahwa faktor-faktor ini disebabkan oleh peningkatan tingkat foto-syntesa. Untuk menguji teori ini, beberapa petak tanaman gandum di semprot dengan Nano Green pada awal musim panas tahun 2005, sedangkan di petak-petak sebelahnya yang berfungsi sebagai pembanding/kontrol, diperlakukan dengan aplikasi pupuk/pestisida biasa. Dedaunan dari tanaman dari kedua petak kemudian digiling dan hasil cairannya di ajukan untuk pengukuran dengan Brix-meter untuk menentukan apakah ada perbedaan tingkat di dalam kandungan gulanya. Mereka terheran-heran menemukan bahwa tanaman yang disemprot dengan Nano Green meunujukkan peningkatan 80% hanya di dalam kurun waktu empat sampai lima hari. Pemilik petak-petak tanah dan para manager crop memandang hal ini sebagai “menakjubkan.”
Untuk mengkonfirmasi penemuan-penemuan ini seruntun pengujian-pengujian dilaksanakan lagi, kali ini di Australia pada akhir musim panas 2005.
Kali ini crop yang diuji adalah kacang makademia. Pengujian ini lebih komprehensive dan disebar dalam kurun waktu yang lebih lama. Cropnya berbeda, tetapi pada lapangan yang berdekatan. Penyemprotan dilakukan dalam kurun waktu empat minggu. Satu kontrol dilakukan pemberhentian penyemprotan sesudah penyemprotan yang pertama untuk menentukan apa yang terjadi terhadap kandungan gula di bawah kondisi yang demikian. Ditambah lagi, satu kontrol diatur untuk mengukur perbandingan langsung antara Nano Green dan dua perlakuan pemupukan standar menggunakan urea dan asam humus, yang hasilnya jauh terlewatkan.
Pengujian-pengujian ini yang sangat lebih menyeluruh, membuktikan bahwa kandungan gula dalam dedaunannya meningkat dengan faktor 50% di dalam perioda tujuh hari penyemprotan, dibandingkan dengan tanaman yang di petak yang bersebelahan. Yang lebih menarik lagi adalah selama tanamannya disemprot dengan siklus 7 atau 10 hari, kandungan gulanya tetap pada tingkat tinggi 50%. Begitu penyemprotan dihentikan, tingkat kadar gulanya menurun ke normal setelah empat sampai lima minggu, ini menunjukkan korelasi langsung antara adanya pemakaian dan tidak adanya pemakaian penyemprotan.
Dalam bulan-bulan berikutnya, banyak lagi berbgai jenis crop yang disemprot dengan Nano Green, yang semuanya mengkonfirmasikan pengamtan bahwa tanaman-tanaman ini matangnya lebih dini, lebih besar dari biasanya dan buah-buahannya lebih besar dan hasilnya sangat lebih banyak. Uji coba ini memuncak dengan penanaman-penanaman di Thailand di awal thun 2006 pada dua varietas padi di tiga provinsi yang berbeda. Laporan pertama yang diterima menyatakan bahwa bibit yang disemprot dengan Nano Green: “ berbunga 7 hari lebih dini dibanding tanaman dengan menggunakan metoda konvensional (pupuk daun+hormone+fungisida+insektisida)”
Ditambahkan lagi,
Padi yang diberi perlakuan Nano Green menunjukkan pembungaan 90% dibandingkan dengan perlakuan biasa yang menunjukkan 70% pembungaan.”
Dan yan paling penting total panen menghasilkan 25% lebih banyak. Padinya juga dipanen satu minggu lebih dini dibandingkan dengan kontrol.
Salah satu dari keuntungan sekunder bagi petani adalah kemampuan Nano Green untuk memberhentikan penularan atau intrusi oleh M. grisea, yang biasa disebut rice blast, suatu penyakit fungi yang menghancurkan s/d 20% tanaman padi setiap tahunnya di seluruh dunia. Hal ini dikonfirmasikan dalam laporannya. Hasil-hasil yang sebanding juga dilaporkan dari enam panen padi Thai berikutnya.
Di bulan-bulan berikutnya sampai dengan September 2007, berbagai hasil pengujian lainnya untuk berbagai tanaman/crop telah diterima. Di Hawaii crop bawang dengan pematangan biasanya 120 hari dapat dipetik, dikarungi dan menjadi tua dalam 90 hari (satu bulan lebih pendek). Di Australia berbagai pengujian melibatkan buah plum, nectarine, lettuce, dan gandum, melaporkan kandungan gula yang sangat lebih tinggi dan pertumbuhna yang lebih besar disamping pengendalian penyakit. Di Cina, suatu sekolah pertanian melaporkan mematikan 90% lebih bagi aphids dan berbagai serangga lainnya di dalam kurun waktu empat hari, sedangkan pengujian lain untuk ketimun yang dilakukan oleh militer melaporkan mematikan 90%+ aphids dan serangga lainnya dan menambahkan bahwa hasil panennya meningkat 9.4% lebih berat. Di Panama, suatu penyebarluasan penyakit jamur yang cepat di perkebunan kopi dapat dihentikan dengan segera. Di Filipina, berbagai pengujian dilakukan untuk berbagai jenis tanaman crop, dari bawang, sampai mangga, sampai tebu, semuanya dengan hasil yang positip. Presiden Kalam dari India memberikan komentar kepada Alvin Bojar, CEO Nano Green, betapa indahnya apabila India dapat meningkatkanhasil panen padinya 10%, dan pada waktu yang sama dapat menghapuskan keracunan toksin yang menyerang banyak petani di berbagai daerah di seluruh negeri.
Pengujian padi di musim panas 2007 di Turkey dan Vietnam mengkonfirmasi peningkatan panen yang signifikan, sedangkan foto-foto dari perkebunan Turkey yang dikirimkan menunjukkan buah zaitun yang besarnya dua kali lipat dari normal. Studi-studi utama di Afrika Selatan mengkonfirmasikan pengendalian jamur di perkebunan-perkebunan anggur di samping beberapa tanaman lainnya. Pada saat ini berbagai pengujian sedang berjalan di Korea, Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa Timur.
Ini hanya beberapa rangkuman pendek dari keuntungan-keuntungan positip yang dapat diturunkan dari penggunaan Nano Green. Kami sangat bangga menyediakan kepada industri pertanian di seluruh dunia suatu produk yang tidak hanya memecahkan banyak masalah dasar di dunia yang mempengaruhi produksi crop, tetapi juga dilakukan dengan penghematan yang luar biasa pagi para petani, sambil pada waktu yang sama menghapuskan ancaman keracunan toksik petrokimia di lingkungan kita.

Hama dan Fungi yang telah dikendalikan atau dihapuskan melalui penggunaan Nano Green dalam berbagai pengujian:

Aphids
Mealy Bugs
Soft Green Scale
False Oleander Scale
Mites/Kutu – merah dan 2 bintik

Lalat Putih
Anthracnose
Mildew Tepung
Alternaria
Thrips
————-
Silahkan ditangapi dan disampaikan saran-saran yang positif.
Wassalam,

Senin, 14 Januari 2013

Submersible Pump


FRIDAY, NOVEMBER 16, 2012


Memahami Pompa Benam ( Submersible Pump )



Seperti Nostalgia saja, hari ini kita mempelajari hal baru !
Instalasi Pompa Submersible
 Lupakan kesialan kami. Dua kali kejadian ini sudah lebih dari cukup bagi kami untuk belajar. Saya harap apa yang saya sampaikan bermanfaat bagi anda.

Pompa Submersible
Pompa Submersible (pompa benam) disebut juga dengan electric submersible pump (ESP ) adalah pompa yang dioperasikan di dalam air dan akan mengalami kerusakan jika dioperasikan dalam keadaan tidak terdapat air terus-menerus. Jenis pompa ini mempunyai tinggi minimal air yang dapat dipompa dan harus dipenuhi ketika bekerja agar life time pompa tersebut lama. Pompa jenis ini bertipe pompa sentrifugal. Pompa sentrifugal sendiri prinsip kerjanya mengubah energi kinetis (kecepatan) cairan menjadi energi potensial (dinamis) melalui suatu impeller yang berputar dalamcasing.
Komponen Pompa Submersible
Prinsip kerja pompa jenis ini berbeda dengan jenis Jet Pump. Jika pompa yang saya sebut erakhir bekerja dengan cara menyedot air, jenis pompa submersible bekrja dengan mendorong air ke permukaan. 
Berikut kelebihan dari jenis pompa submersible :
1.  Biaya perwatan yang rendah
2.  Tidak bising, karena berada dalam sumur
3.  Pompa memiliki pendingin alami, karena posisinya terendam dalam air
4. System pompa tidak menggunakan shaft penggerak yang panjang dan bearing, jadi  problem yang biasa terjadi pada pompa permukaan ( Jet Pump ) seperti keausan bearing dan shaft tidak terjadi.

Detail  Parts Drawing 
Metabo SUBMERSIBLE PRESSURE PUMP TDP1000/7/025010011610 Spare Parts

1 - MULTI-ADAPTOR 2X1"AGX1"TÃŒLLE X3/4"AGX3/4MET-0903018410.0
2 - O-RING 28.25X2.62 ETMET-7632633054.0
3 - CHECK VALVEMET-7831609421.1
7 - CAPACITOR 12.5UF/400V ETMET-8050171656.1
8 - SLEEVE. CABLE SUPPORT ETMET-1341182251.1
9 - CLAMPING RING ETMET-1341182243.8
11 - CROSS REC'D PAN HEAD TAP.SCREW ST 4.2X32MET-6172006963.6
12 - RAISED CHEESE HEAD SCREWMET-6123022619.7
13 - SERRATED LOCK WASHERMET-6304084020.27
14 - MEDIUM WASHERMET-6300016330.61
19 - ELECTRIC MOTOR ASSEMBLY ETMET-8012633093.0
21 - PACKING RINGS ETMET-1349633023.1
23 - O-RING 90X5.4 ETMET-7632182222.4
24 - O-RING ETMET-7632633046.1
25 - PUMP CASING ETMET-1341633172.1
26 - O-RING ETMET-7632633062.2
28 - DIFFUSOR SUPPORT ETMET-1349633163.0
31 - PACKING RING ETMET-1349633031.1
32 - IMPELLER ETMET-1341633148.0
33 - O-RING ETMET-7632633070.0
34 - DIFFUSOR ETMET-1349633139.1
35 - DIFFUSOR LOCK ETMET-1349633120.1
38 - STAINLESS STEEL FILTER ETMET-1349633112.0
39 - BOTTOM PANEL ETMET-1341633105.1
40 - CAP ETMET-1349633082.1


Langkah Perbaikan  Pompa Submersible


Debit air yang lebih kecil merupakan tanda-tanda pompa mengalami masalah. Jika tidak ditangani  masalah matinya pompa tinggal menunggu waktu.
Untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi, berikut langkah yang pernah dan biasa kami lakukan.
1. Jika pompa mati, cek Capasitor. Ganti terlebih dahulu jika komponen ini  tidak berfungsi.
2. Sambil di running, cek Ampere kabel power saat  pompa running. Jika lebih cukup tinggi ( > 10 A ) ada beberapa kemungkinan, 1)  motor mendapat beban cukup berat. ( Benda asing  seperti  endapan tanah merah, tanah kapur, dll.), volume air sudah berkurang, pompa bekerja dalam air dengan batas sangat minimum/kering dalam waktu yang lama, dan 3) lilitan kumparan stator bermasalah..

3. Instalasi pompa submersible standard dilengkapi  safety untuk mendeteksi kedalaman air berupa sensor electroda. Jika sensor ini dalam kondisi baik, turunnya kedalaman air dalam batas minimum akan terdeteksi, dan automatis memutus power ke motor.
Sensor Electroda

Beberapa teknisi kadang hanya mengandalkan TOR ( Thermal Overload Relay ) yang terpasang pada Contactor untuk mendeteksi kondisi pompa dan kedalaman air. Biasanya logika yang dipakai, saat kedalaman air berada dalam batas minimum, motor akan berputar dalam kondisi kering, ini akan menyebabkan kenaikan temperature motor dan ampere motor. Kenaikan dalam batas setting ampere pada TOR akan menyebabkan Contactor memutus hubungan power.
Namun teknik ini sangat tidak disarankan, prinsipnya kedalaman air tanah harus dideteksi dengan sensor yang mendeteksi kondisi langsung. Dalam jangka panjang penggunaan setting ampere pada TOR menyebabkan lilitan stator bermasalah ( short ).
4. Perhatikan  debit air, jika semburan awal tinggi kemudian melemah, kemungkinan besar volume air dalam sumur  berkurang. Jika semburannya lemah mulai dari awal motor running, ini tanda-tanda problem dari motor.
5. Angkat pompa submersible ke permukaan. Periksa kondisi fisik, adakah benda asing yang menghambat putaran shaft atau impeler. Kami pernah temui tali rafia terlilit, entah dari mana datangnya makhluk ini.
Cek Pompa Submersible
6. Cek ulang Level  kedalaman air dengan menggunakan tali ber-pemberat. Ukur  kedalaman air dan  jarak permukaan ke dasar. Saya juga pernah temui, sumur yang longsor dibagian dasarnya, kemungkinan struktur tanah labil atau efek getaran  gempa. inormasi ini penting saat penempatan titik pompa dan setting posisi sensor electroda.

7. Jika anda yakin tidak ada masalah dengan volume air dalam sumur. Fokuslaah untuk perbaiki pompa
8. Jika anda merasa yakin untuk melakukan cleaning, berilah tanda terlebih dahulu sepanjang bodi casing penutup impeler, untuk memastikan posisi pasang seperti awal. Buka impeller satu persatu, cuci lalu pasang kembali. Setelah itu buka impeller  berikutnya.
9. Periksa kondisi impeller, dan shaft. Jika sudah aus atau cacat , catat Type pompa submersible anda, lalu  dapatkan parts original di suplier resmi.
Impeller kondisi Not Ok
10. Cek tahanan lilitan kumparan pada rotor, jika tahanan menunjukkan nilai yang rendah, menunjukkan kumparan bermasalah, misal bocor. Jika anda menemui masalah ini, saya sarankan untuk mengganti dengan pompa yang baru.

11. Jika sudah  selesai cleaning dan pompa dirakit kembali. Test terlebih dahulu didalam bak air, debit air keluar dan ampere motor.

12. Jika tidak ada perubahan, jangan diteruskan eksperimen anda. Segera hubungi  Service Pompa resmi dan terpercaya. Setelah selesai service, minta pompa ditest kembali dan lihat ampere motor saat running. Jika masih cukup tingggi ( >10 A ), jangan diterima. Perbaikan belum  complete.
12. Saya rekomendasikan pemasangan dilakukan oleh  petugas service, ini penting jika anda ingin mendapat garansi perbaikan
13. Bersiaplah untuk kecewa, jika pompa submersible anda tidak dapat di repair.  Solusinya hanya satu, beli baru. Ini yang terjadi satu tahun lalu, tanpa rasa bersalah, si tukang service bilang seharusnya kami menservice pompa secara rutin dengan perhitungan  satu paket. Angkat, Cleaning, dan pasang kembali.  Saran yang aneh, bukannya  kami pakai submersible supaya biaya perawatannya murah ?

Penutup
Perhitungan yang tepat antara suplay dan tingkat konsumsi sangat penting.  Idealnya Suplay lebih besar dari pada tingkat konsumsi. Namun jika anda memiliki titik sumber yang terbatas, penggunaan Tankl air atau Ground Tank merupakan solusi yang lebih baik. Untuk mengetahui debit titik air, biasakan memasang meteran air di out put  pompa, dan buatlah jadwal inspeksi debit, rutin setiap hari.

Air merupakan  sumber daya alam yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia dan industri. Konsumsi air tanah dengan hemat dan secukupnya, memiliki lahan hijau dan sumur-sumur resapan di sekitar pabrik akan menjamin kelangsungan ketersediaan air dalam jangka waktu yang yang lama.

Semoga artikel ini bermanfaat



Wa Salam Alaikum

Yang Kuasa Memberkati.