Tampilkan postingan dengan label beruntung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label beruntung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Februari 2014

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN 2014 Buku 1. Pedoman Penetapan Peserta

C. Persyaratan Peserta
1. Persyaratan Umum
   a. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik dan masih aktif mengajar disekolah di bawah binaan   Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kecuali guru Pendidikan Agama. Sertifikasi bagi   guru   Pendidikan Agama dan semua guru yang mengajar di madrasah diselenggarakan oleh Kementerian Agama dengan Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2014  kuota dan aturan   penetapan   peserta dari Kementerian Agama (Surat Edaran Bersama Direktur Jenderal PMPTK dan  Sekretaris Jenderal Departemen Agama Nomor SJ/Dj.I/Kp.02/1569/ 2007, Nomor 4823/F/SE/2007  Tahun 2007).
   b. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang    terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.
    c. Guru yang BELUM memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV apabila pada 30 November 2013:
        1) sudah mencapai usia 50 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 20 tahun sebagai guru, atau
        2) mempunyai golongan IV/a atau memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a          (dibuktikan dengan SK kenaikan pangkat).
d. Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas dengan ketentuan:
    1) diangkat menjadi pengawas satuan pendidikan sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 
         Tahun 2008 tentang Guru (1 Desember 2008), dan
    2) memiliki usia setinggi-tingginya 50 tahun pada saat diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan.
 e. Sudah menjadi guru pada suatu satuan pendidikan (PNS atau bukan PNS) pada saat Undang-Undang      Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen ditetapkan tanggal 30 Desember 2005.
f. Guru bukan PNS pada sekolah swasta yang memiliki SK sebagai guru tetap minimal 2 tahun secara terus
    menerus dari penyelenggara pendidikan (guru tetap yayasan), sedangkan guru bukan PNS pada sekolah
    negeri harus memiliki SK dari Bupati/Walikota
g. Pada tanggal 1 Januari 2015 belum memasuki usia 60 tahun.12 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi
    Guru Tahun 2014
h. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter. Jika peserta diketahui
    sakit pada saat datang untuk mengikuti PLPG yang menyebabkan tidak mampu mengikuti PLPG, maka
    LPTK berhakmelakukan pemeriksaan ulang terhadap kesehatan peserta tersebut. Jika hasil
    pemeriksanaan kesehatan menyatakan peserta tidak sehat, LPTK berhak menunda atau membatalkan
    keikutsertaannya dalam PLPG.
i. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).

Yang point e. itu diskriminatif bingit YA.

Selasa, 26 Februari 2013

Mengatasi Hama Kaper dan Wereng


Alhamdulillah aku sudah dapatkan artikel tentang kaper dan wereng, sangat sederhana tetapi luar biasa penting.

Ini caranya mengatasi sundep dan atau penggerek batang. Hasil panen sangat jelek gara gara Kaper laknat. 

Teman-teman petani,
semoga ini menjadi sangat bermanfaat.

Bagi handai tolan yang membaca artikel ini dan ada tetangga petani, tolong sampaikan kabar gembira ini.

BERBAGAI HAMA TANAMAN PADI DAN CARA MENGATASINYA

1.Kaper
 *Umur 0-20 hari larva dari kaper berada didalam tanah dan memakan ujung akar (ulat).
*umur 21 - 40 hari dari akar naik ke ¼ dari ruas batang ( sundep )
*Umur 40-80 hari naik lagi kebatang dan memakan batang yang lunak(penggerek batang )
*Contoh hama ulat tanah, sundep, penggerek batang
*PERHATIAN ! TELUR KAPER HANYA BISA HIDUP DI TANAH YANG PHNY<3, MAKA AGAR PH TANAH NAIK
Cara mengatasi Di pupuk Dolomit , Kapur , Abu sekam di lakukan 3 hari sekali 

Catatan: Untuk musim panen sekarang ini, Juli 13, saya merasa tingkat serngan sundep ataupun kaper ataupun potong leher bisa dikatakan saangat sedikit dibandingkan dengan lahan sebelahnya

2. Wereng
*Umur dari wereng sendiri sekitar 29 hari
*sekali bertelur sekitar 300-400 utir telur
*umur 3 hari telur menetas
*umur 4-7 hari sudah mulai makan dan menghisap sari makanan pada batang
*umur 14 hari bertelur lagi
*umur 21 hari naik ke pangkal daun dan bertelur lagi
*Umur 29 hari mulai mati dan meninggalkan telur lagi
*PERHATIAN ! WERENG TIDAK BISA DIBUNUH DENGAN PESTISIDA JENIS APAPUN,YANG BISA KITA LAKUKAN HANYA MENGGANGGU PROSES PERNAFASANNYA
 *Cara mengatasiSiapkan 2 botol balsem geliga (larutan mentol )½ Liter   sendok minyak tanah (SEBAGAI PENGIKAT MENTOL)1 sendok diterjen(SEBAGAI PELARUT AIR DENGAN MINYAK TANAH)3-4 tutup mikro power (NUTRISI UNTUK TANAMAN)
NB : dosis semprot ½ gelas / tangki dari larutan dan disemprot 5 harisekali

Minggu, 10 Februari 2013

Membuat Kompos Organik Sampah Halaman



Cara Pembuatan Kompos

Langkah Pertama :
Sampah daun atau rumput langilalang yang masih hijau minimal, satu karung + sampah kering dari daun-daun dan rumput kering yang berguguran (sampah)

Langkah kedua :
Kedua Sampah tersebut disatukan sampai merata setelah itu baru disemprot dengan air sampai basah.

Langkah ketiga :
Untuk proses pengkomposan sediakan Obat R1m, (obat tersebut didapat pada toko pertanian), tetes tebu, ragi tape, dan segelas gula merah yang telah larut dalam air minimal satu gelas.

Langkah berikutnya satu sendok obat R1m di tampah air satu gelas di tuangkan pada dua sampah tersebut dan baru dikasih ragi tape dan segelas gula merah bersaman di tuangkan kepada kedua sampah tersebut.
Langkah ke emapt baru dimasukan pada tempat yang telah disediakan seperti tempat penampung sampah


MINGGU KE 5 ATAU KE 6 KOMPOS SUDAH JADI

Sabtu, 28 Mei 2011

qod aflakha man tazakka

Sungguh beruntung orang -orang yang mensucikan diri. Menyucikan diri bukan sekedar mandi 5 x sehari sampai wangi, terus ditambah pakai disemprot minyak wangi, bukan. bukan itulaah.
 Beruntung orang yang mensucikan hati dan jiwanya. Hanya jiwa-jiwa yang suci yang dapat kembali kepada Tuhannya.
Jiwa yang kotor, hati yang kotor mungkin karena menyimpan rasa dendam, iri, dengki, dan seterusnya. atau kebiasaan makan makanan yang tidak halal! menjadi hati yang berpenyakit, jiwa yang sakit.

hati, jiwa yang sakit harus segera diobati.mungkin dengan mohon ampun, mungkin dengan bersedekah, dengan mengingat Allah.
 Jangan sampai hati yang berpenyakit bertambah parah menjadi hati, jiwa yang mati, walaupun masih hidup. hati yang mati tidak peka dengan kecerdasan sosial, mungkin seperti sandiwara politik di negeri ini,. Para pemerannya mencari honor tinggi, tanpa peduli kanan - kiiri. karena kanan dan kiri sama saja dengan yang di tengah.

dimana ada kesujian JIwa wahai saudaraku pemeran sandiwara! tunjukkan padaku, yang bingung menyaksikan polahmu.
Sunggung beruntung orang yang menyucikan jiwanya, mereka selalu ingat kepada Tuhannya, dan juga melihat sekelilingnya, tidak hanya kanan dan kiri, walaupun tidak wangi selalu menebarkan aroma wangi
 Qod aflakha man tazakka

Wa Salam Alaikum

Yang Kuasa Memberkati.