Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Februari 2013

Berlabuh, Nempel

Pengembaraan sudah sampai ke Rusia sejenak melihat meteor, disana ada kekaguman, ada keagungan Mu yaa Allah. Engkau telah memilihkan tempat yang tepat untuk mendarat. Tidak usah dibayangkan kalau jatuh dimana, dimana akan terjadi demikian, akan terjadi demikian. Tidak usah pakai yang berandai andai. Sekarang itu zamannya serba pasti, dengan kepastian akan memberikan ketenangan dan kekuatan dalam pengembaraan.

Tuhan, segera pertemukan mereka mereka yang belum berjodoh dengan jodoh mereka agar ketenangan segera menyelimutinya. Tenang, karena mempunyai kepastian pegangan hidup, tenang karena sudah punya kepastian pandangan hidup. Pegangan hidup itu kalau dipegang hidup, pandangan hidup itu kalau memandang bisa hidup. Luar biasa! seperti kata Om Mario and brothers Teguh.

Berlabuhlah di pelabuhan kepastian, tidak ada was-was, tidak ada keraguan Walau ada segala macam Walau, tetap tenang dan tenang. Padahal ketenangan itu muncul bersaan dengan ketemunya jodoh. Maka satukanlah seperti doanya para filsuf setress pemuja cinta. apatah nietchze, chalil gibran, amor atau kamu.

Jangan berikan semuanya (sisakan untukku) sehuingga kita tetap punya cadangan energi cinta untuk berbagi dan menerima.

Pengembaraan mungkin akan berlabuh sesaat di sebuah titik koma tanda tanya

Jumat, 15 Februari 2013

asa

Ada satu keinginan yang tidak bisa terwujud, atau dengan bahasa yang berbeda, doa yang tek terkabulkan: "aku ingin melupakan ..."

Keinginan itu tidak bisa terwujud. Do'a itu tidak terkabulkan, maka nikmatilah, jalani apa yang engkau rasakan.   Rasakan, ada asa dalam rasakan, menyisakan Rkan.

Asa, standar kecepatan dalam dunia photografy, semakin tinggi asa nya maka kualitas yang dihasilkan akan semakin baik. Perubahan yang sangat cepat pun  dapat diikuti dengan baik. Dimanapun, Kapanpun kau menjadi, kau berada, tak akan lepas dari tangkapan ku. tinggal mengukur Seberapa tinggi asa  untuk memperjuangkan rasa?

itulah ASA

Sekarang ASA diganti dengan Pixel, entah apa makna otha-athiknya namun tetap sama, semakin tinggi pixelnya akan semakin baik kualitasnya, bisa diajak maju alias dimodifikasi dengan cepat mudah dan nyaman, misal: walau jerawatan, bisa dimodifikasi menjadi tanpa noda.

Pi  X  Elaki  = Buah Hati, yang menyatukan dua dunia, dua nuansa, dua perbedaan, dan mungkin dua generasi. Menjadi inspirasi dan tujuan semua usaha, melupakan keagumgan diri, kemuliaan diri semata untuk Buah Hati

Senin, 11 Februari 2013

Memilih

Aqu pilih yang tengah, eh ternyata sudah kedahuluan. Terpaksa deh ganti, aq pilih yang bawah aja. Anda boleh menetapkan pilihan sesuai selera masing masing. pilihan bebas, merdeka, netral, terkendali karena memang kita sudah dibekali akal untuk menentukan dan kemudian dimintai pertanggungjawaban.

Aneka pilihan tersedia, bahkan kadang kita milih dengan terpaksa, atau ora ono liyo. Terpaksa atau tidak terpaksa yang jelas sudah kita putuskan, maka bertanggungjawablah dengan keputusan mu sendiri.

Pilihan bebas, pilihan merdeka, tapi koq masih banyak yang protes. Tuhan kenapa Aq bodoh, Tuhan kenapa Aq mlarat, dan segenter pilihan lainnya!. Qamu kan sudah milih tidak belajar, Qmu kan milih tiduran aja, Qmu kan milih ini, ini, itu, itu? sekarang qoq protes.

Selasa, 28 Februari 2012

Syafaat- syafaat (dibaca dengan nada tinggi)

Yang selalu kita nanti-nantikan syafaatnya di hari kiamat nanti, yang selalu kita harapkan syafaatnya besuk di akherat. Lagu, ungkapan ini sangat sering saya dengan atau mungkin bapak ibu juga banyak mendengar, atau bahkan bapak ibu sendiri mengharapkan syafaat itu!

Aku sendiri tidak tahu apa syafaat itu, dan kenapa juga harus meminta, kalau tidak minta apa kira- kira tidak diberi sama sekali?

Trus yang bisa memberi syafaat itu hanya Nabi Muhammad SAW, koma bukan titik. Yang bisa memberi syafaat itu hanya Nabi Muhammad SAW atas izin ALLAh SWT, atas izin Allah SWT ini yang harus kita kedepankan!!!!!!!!!!!. Jadi, walaupun kamu merengek-rengek minta syafaat seribu kali atau sampai lambe ndomble, Nabi SAW tidak akan mengabulkan kalau Allah tidak memberi izin! Berarti yang menjadi persoalan krusial itu bagaimana agar Allah SWT memberi izin Nabi Muhammad untuk memberikan syafaatnya kepada ummatnya. Yang berarti juga bagai mana kita mengagungkan Asma Allah, mensucikan Asma Allah dan memujaNya sepanjang siang dan malam.

Salah satu, atau mungkin satu-satunya syarat Allah memberi izin Nabi Muhammad SAW memberikan syafaat kepada umatnya adalah hamba tersebut tidak berbuat syirik sedikitpun, sekecil apapun. Menyekutukan Allah Yang nyata itu sudah jelas, meyakini ada tuhan selain Tuhan Allah, tapi menyekutukan Allah yang samar-samar itu yang sering kita tidak tahu. Gambaran secara sederhana mungkin demikian: Kita umpamakan kita berjalan menuju kepada Allah, perjalanan kita itu tidak mampir kewarung, tidak naik unta, tidak minta di gendong pesawat terbang, dll dengan berjuta alasan yang bisa kamu kemukakan, aku tidak butuh alasan.
Kita beriman kepada Allah titik. tidak mampir ke jimat, keris, tidak mampir ke Akik, tidak mampir ke Kyai dukdeng hurduk saladuk tapi memelihara Jin, tidak pakai sabuk bermantra, tidak pakai kalung rajah, tidak membawa pulang tanah makan orang tertentu, tidak ikutan rebutan kotoran kyai slamet dari Solo yang tidak pernah sholat itu dst dan seterusnya.

Itulah syarat kalau kita mengharap syafaat dari Nabi Muhammad SAW. Tidak ada syirik di hati, tidak ada syirik dalam perkataan dan tidak ada syirik dalam perbuatan.

Kalau kita sudah demikian: (Tidak ada syirik di hati, tidak ada syirik dalam perkataan dan tidak ada syirik dalam perbuatan.) tetapi kita tidak pernah secara ekplisit meminta syafaat kepada Nabi Muhammad SAW, apakah kita juga tidak akan mendapatkannya????????????

Allah kan Maha....segalanya kita tidak usah khawatir kalau kita sudah lurus menuju kepada Allah

Wa Salam Alaikum

Yang Kuasa Memberkati.