Jumat, 19 Juli 2013

Negeriku Oh negeriku

Genderang perang sudah bertalu-talu, mau jadi apa negeri ini?. Ibarat menang jadi arang kalah jadi abu. suasana yang tidak kondusif. Antar dept seperti berhadapan dengan negara asing.

Ini adalah penerawangan ngawur yang hanya boleh dibaca saja, tatapi tetap renungkan, cermati!
Moment 17 Agustus moment penyegaran harus begini, harus begitu, tanda tangan, cap jempol tanpa kecuali. tidak usah  innovasi nanti kamu dikebiri. di lapangan cuma wira wiri cari pohon jati            ngiyup.

Kenapa selalu ada kreasi dalam korupsi, dari gayus sampai Gasmi.

belum lagi kreasi legalisasi bagaimana caranya saya kerja yang hanya lima tahun ini bisa membangun gunung karang kekayaan, kekuasaan, ngalahne PNS kerja sampei pensiun. apatooo jasamu untuk ku harii ini wahai bapak -bapak yang terhormat.

Negeri ini akan tetap ada walau sudah tertambat kesana kemari sampai tidak ada ruang gerak di rumah sendiri. Inikah taqdir yang ENGKAU sodorkan ataukah yang kita pilih?

Memang Surga terbentang di katulistiwa yang sering diucapkan syahrini dengan wagu itu, zamrud katulistiwa, sampai sampai penjarapun masih menjadi surga,

Trus Apato hebatnya Badminton, apato dampaknya prestasi yang diraih dengan kenyangnya perut rakyat, gitu saja koq di sanjung 2 se dua tiga langit. kalau terlalu tinggi kan tidak bisa kembali ke bumi hilang musna tidak ada apa apanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wa Salam Alaikum

Yang Kuasa Memberkati.