Kamis, 01 Maret 2012

Lelaki di pintu Sorga itu sekarang berpindah pintu

Berpindah dari satu pintu ke pintu berikutnya adalah hal biasa, bagian dari taqdir. Aq teringat kembali ujian pendadaran dari Dosen Etika dengan pertanyaannya yang aq kenang sampai sekarang. Apakah orang yang korupsi itu disengaja atau tidak!, orang berbuat jahat itu disengaja atau tidak? Aq Jawab untuk yang pertama kalinya itu tidak disengaja, itu kekhilafan, karena pada dasarnya, pada fitrohnya manusia itu baik, dan ingin selalu berbuat baik. Seperti halnya kalian melakukan dosa yang pertama atau melakukan kesalahan yang pertama sekali, menyesal nya bukan main, tetapi dengan terpaksa atau tidak terpaksa kesalahan itu selalu diulangi dan diulangi lagi, lama kelamaan menjadi biasa. Berbuat salah atau dosa pun sudah biasa seperti makan asam garam. Untuk korupsi yang kedua kali dan seterusnya itu sudah belajar dari pengalaman, mungkin pengalaman kesalahan yang menguntungkan, mungkin pengalaman kesalahan dari orang lain. Yang jelas itu disengaja atau direncanakan.

Karena beda pendapat dengan Bu dosen, maka saya pun harus mengulang dan mengulang ujian Pendadaran, sampai sekarang aq masih seperti yang dulu.

Pernah gagal PNS juga karena pendirian bahwa pendidikan Islam itu bukan yang terbaik, kita lihat dari kaca mata keilmuan, kenyataannya tidak semua orang setuju dengan model pendidikan tersebut, kalau tidak semua orang setuju itu namanya bukan universal mutlak, bukan yang terbaik. tetapi setuju nya itu hanya kelompok tertentu saja, maka itu hanya universal kolektif. Dengan kaca mata Ilmiah (Filsata Ilmu) saya kira harus demikian, beda halnya dengan kaca mata seorang muslim. Islam is the best

Ngomong-ngomong soal THE BEST, aq punya pengalaman beda juga. Biasanya orang mengatakan Agama Islam yang paling benar, Agama Islam yang paling baik. Dari pernyataan atau ungkapan itu menurut hemat saya mengandung pengertian, bahwa agama lain itu juga baik, agama lain itu juga benar. tetapi tidak sebaik Islam, tetapi tidak sebenar Islam, maka disinilah saya berbeda. Bagiku Islam itu baik, Islam itu benar, yang lain salah dan jelek.titik.

Demikian halnya dengan lelaki di pintu sorga itu, ingin berbakti pada orang tuanya, dalam berbakti itu perlu sarana yang sangat besar, sangat banyak, sangat mahal. Bagaimana ini, maka langkah bijaksana diambil. dalam rangka berbakti kepada orang tua, dan sudah tercapai, tetapi kok enak, dan menguntungkan, terus dilanjuttttt, Karena terus dilanjut, maka dia sekarang berpindah dari pintu sorga ke pintu neraka 


Bukan bermaksud menghakimi atau mengadili, karena memang bukan malaikat atau bahkan Tuhan, tetapi sekedar tulisan yang mungkin menginspirasi siapa saja untuk berani menulis, fakta keseharian disekitar kita, belum cukup juga untuk dikategorikan amar ma'ruf N M.
_______________________________
Kalau pengacara tidak berbohong, kekayaan nya cuma 400 jut, berarti PPATKnya goblok. Masak 400 jut dikatakan rekening gendut. PPATK dasarnya pasti hitam diatas putih yang tertera dari berbagai transaksi di berbagai perbankan tidak ngawur. atau pengacaranya gadungan. Sebaiknya diwacanakan copot saja pengacara yang hanya bikin alibi untuk menyelamatkan klient, bukan menjunjung tinggi rasa keadilan. Pengacarapun akan menjawab ini demi keadilan.
Keadilan untuk satu orang atau 200 juta orang? yang 20 juta orang tidak saya masukkan karena saya kelompokkan kedalam kelompok satu orang, termasuk orang - orang kaya, dan para pengacara!!!!!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wa Salam Alaikum

Yang Kuasa Memberkati.